Hetalia: Axis Powers - Rome

Menko Rizal luncurkan Sail Selat Karimata 2016

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meluncurkan Sail Selat Karimata 2016 yang rangkaian acaranya dimulai Agustus-Oktober mendatang.

Inflasi Mei 0,24 persen, makanan penyumbang besar

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan kenaikan harga di kelompok makanan jadi menjadi salah satu penyumbang inflasi pada Mei 2016 sebesar 0,24 persen.

MUI siap melawan kebangkitan PKI

Jakarta (ANTARA News) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam upaya melawan kebangkitan paham komunisme atau Partai Komunis Indonesia (PKI).

Freddy Budiman: narkoba bikin hancur keluarga

Cilacap (ANTARA News) - Terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman mengatakan bahwa narkoba membikin hancur keluarga sehingga harus dihindari.

Sertijab Kabareskrim Polri

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (kiri) menyematkan tanda pangkat kepada pejabat baru Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto (kanan) saat serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/5/2016). Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto yang sebelumnya menjabat sebagai wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri telah resmi menggantikan Komisaris Jenderal Anang Iskandar yang akan pensiun pada bulan Juni 2016. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc//16)

Selasa, 03 Mei 2016

KBRI lanjutkan repatriasi, 15 WNI dipulangkan dari Suriah

KBRI lanjutkan repatriasi, 15 WNI dipulangkan dari Suriah
Warga berbelanja sayuran dan buah-buahan yang dijual di depang gedung rusak di wilayah Bustan al-Qasr, Aleppo, Suriah, Rabu (14/10/2015). (REUTERS/Hosam Katan)
Jakarta (ANTARA News) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus melanjutkan repatriasi warga negara Indonesia dari Suriah yang pada gelombang ke-275 tercatat 15 orang.

Mereka bertolak dari Bandara Internasional Damaskus setelah segala permasalahannya tuntas pada hari Senin (2/5) waktu setempat, demikian keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa dini hari.

Dalam rilis, disebutkan bahwa para tenaga kerja wanita (TKW) yang direpatriasi tersebut sebagian besar berasal dari Jawa Barat, sisanya berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Mereka dipulangkan setelah segala permasalahan dan hak-haknya dengan majikan diselesaikan.

Berikut daftar nama repatrian:

1. Edah Jubaedah binti Saldia Aril, Purwakarta;

2. Eneng Cahyati binti Uking Sukri, Purwakarta;

3. Lisnawati binti Otang Cece, Cianjur;

4. Rosita binti Samin, Lebak;

5. Siti Maisaroh Samsuri, Cianjur;

6. Sri Utami binti Darman Aris, Cirebon;

7. Suwarti binti Suron Sarbini, Tangerang, Banten;

8. Toebah Madrais, Pandeglang, Banten;

9. Ani binti Ridwan Sutara, Cirebon;

10. Ratnasari binti Samiah Klesum, Lombok Timur;

11. Ayisah binti Tasam Mukrim, Majalengka;

12. Sariah binti Rosid Surya, Karawang;

13. Kani Kada Nawi, Indramayu;

14. Ahmad Kosasih Ramli, Jakarta;

15. Yahya Idris Abdullah, Pandeglang.

Dengan keberangkatan sebanyak 15 TKW itu, saat ini di shelter KBRI Damaskus masih terdapat 18 WNI yang diduga kuat korban perdagangan manusia yang sedang diperjuangkan hak dan kepulangannya.

Duta Besar RI di Damaskus Djoko Harjanto menegaskan bahwa pemulangan atau repatriasi WNI itu merupakan program yang telah berlangsung sejak 2011 karena situasi keamanan di Suriah yang masih sangat mengkhawatirkan dan tidak mungkin kontrak kerjanya diperpanjang lagi. Hal itu mengingat kebijakan pemerintah RI untuk menghentikan secara permanen pengiriman tenaga kerja untuk sektor perorangan ke seluruh negara di Timur Tengah.

Sementara itu, Pejabat Protokol Konsuler sekaligus Pejabat Penerangan Sosial Budaya A.M. Sidqi menambahkan bahwa KBRI Damaskus terus mengebut repatriasi di tengah gejolak konflik berkepanjangan di Suriah.

"Terlebih lagi, dengan Aleppo yang memanas kembali, KBRI Damaskus berupaya sekuat tenaga untuk menyelamatkan dan memulangkan WNI sesegera mungkin dari Suriah," ujar Sidqi.

KBRI Damaskus, kata dia, memiliki kantor cabang Konsuler di Aleppo. Ada sembilan TKI di shelter Aleppo per tanggal 2 Mei 2016.

"Alhamdulillah, semua WNI yang ditampung di shelter Aleppo aman," katanya.

ABS jadi fitur standar sepeda motor di India mulai 2018

ABS jadi fitur standar sepeda motor di India mulai 2018
Bosch ABS10 untuk sepeda motor akan diluncurkan dengan ukuran lebih kecil dan ringan dibandingkan pendahulunya yaitu Bosch ABS9. Bosch ABS10 adalah solusi untuk kendaraan roda dua dengan dua saluran pengereman hidrolik. (ANTARA News/HO)
Jakarta (ANTARA News) - Fitur keselamatan kendaraan, antilock braking systems (ABS), akan dijadikan perlengkapan standar untuk sepeda motor di India mulai 2018.

Keputusan pemerintah India yang telah mengumumkan peraturan itu pada Maret 2016 disambut baik oleh Bosch selaku penyedia layanan dan teknologi global terkemuka.

"Teknologi ABS sepeda motor, merupakan kunci penting untuk membantu meningkatkan kualitas hidup. ABS sepeda motor berpotensi mengurangi kecelakaan fatal yang berkaitan dengan kendaraan roda dua secara signifikan," kata Sandeep N kepala unit bisnis baru Bosch, ‘Two-Wheelers & Powersports’ di India dalam keterangan tertulisnya, Senin malam.

"Menjadi komitmen Bosch untuk memberikan dampak positif pada keselamatan bersepeda motor melalui produk dan solusi kami," tambah Sandeep.

Menurut laporan dari Kementerian Departemen Transportasi dan Jalan Raya India, pada 2012 sekitar 36.000 orang meninggal dunia di India saat mengendarai kendaraan roda dua.

Angka itu menyumbang hampir 26 persen dari total kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sana sehingga sistem ABS sepeda motor menjadi kemajuan signifikan yang diharapkan menyelamatkan nyawa masyarakat di India.

Estimasi dari tim riset kecelakaan Bosch menambahkan setiap tiga kecelakaan berkaitan dengan kendaraan roda dua dapat dihindari dengan menggunakan sistem ABS sepeda motor.

Kedepannya, teknologi ini juga bisa mengurangi kecepatan kendaraan saat tabrakan di tiap satu dari lima kecelakaan yang terjadi sehingga membantu mengurangi kondisi luka yang diderita korban.

Sejak 1995, Bosch telah memproduksi lebih dari dua juta unit ABS sepeda motor untuk kendaraan roda dua.

Pada 2015, Bosch memperkenalkan ABS sepeda motor generasi baru, ABS10 yang 30 persen lebih ringan dari pendahulunya, ABS9, serta dirakit khusus untuk digunakan di pasar negara berkembang.

Standar global ABS
Pemerintah India berharap keamanan berkendara akan meningkat dengan mewajibkan ABS sepeda motor pada kendaraan roda dua dengan mesin berkapasitas lebih dari 125 cc.

Sedangkan bagi kendaraan roda dua bermesin kurang dari atau sama dengan 125 cc, produsen kendaraan memiliki pilihan untuk menginstalasi ABS atau combined brake system (CBS).

Di Uni Eropa, ABS sepeda motor telah diamanatkan untuk semua jenis kendaraan baru sejak 2016. Peraturan yang sama juga akan diberlakukan di Jepang pada 2018 dan Taiwan pada 2019.

Brasil juga akan memberlakukan peraturan ini pada mesin kendaraan roda dua dengan muatan ≥300 cc yang akan berlangsung antara 2016 dan 2019. ABS sepeda motor untuk kendaraan roda dua juga menjadi bagian agenda politik Amerika Serikat dan Australia.

Pasar negara berkembang
Kebijakan di India bisa mempengaruhi pasar negara berkembang lainnya seperti Indonesia dan Thailand, di mana kendaraan beroda dua terhitung sebagai alat transportasi penting.

Setiap tahunnya di Indonesia dan Thailand terdapat sekitar 21.000 orang tewas dalam kecelakaan yang berkaitan dengan kendaraan roda dua.

Fakta membuktikan bahwa ABS sepeda motor mampu meningkatkan keselamatan dapat ditemukan pada analisa kecelakaan lalu lintas yang dilakukan di kedua negara tersebut.

Analisa tersebut juga memperkirakan bahwa satu dari empat kecelakaan yang terjadi di dua negara tersebut dapat dihindari dengan bantuan ABS sepeda motor.

Kejagung tahan petinggi BUMD Riau

Kejagung tahan petinggi BUMD Riau
Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto.(ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menahan petinggi BUMD Riau PT Bumi Laksamana Jaya terkait dengan dugaan korupsi penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bengkalis ke perusahaan tersebut sebesar Rp300 miliar pada tahun anggaran 2012.

"Kedua tersangka ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung mulai dari 2 Mei 2016 sampai 20 hari ke depan atau 21 Mei 2016," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Amir Yanto di Jakarta, Senin (2/5) malam.

Kedua petinggi BUMD itu, Mukhlis (Komisaris Utama yang juga Sekda Pemrov Riau) dan Burhanuddin, anggota Komisaris PT Bumi Laksamana Jaya serta Kepala Inspektorat Kabupaten Bengkalis.

Ia menjelaskan kedua tersangka itu sebelumnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik mengenai kedudukannya sebagai Komisaris dan Komisaris Utama PT Bumi Laksamana Jaya setelah menerima penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis sejumlah Rp300 miliar.

Dana itu untuk membangun PLTU dan PLTG. Namun, diduga tidak digunakan sesuai dengan ketentuan sehingga merugikan keuangan negara sebanyak Rp265 miliar.

Sebelumnya, kata dia, penyidik juga telah menahan tersangka lainnya, Ribut Susanto, pada tanggal 28 April 2016. Ribut menjabat sebagai Komisaris BUMD itu.

Kasus tersebut berawal saat PT Bumi Laksamana Jaya mengajukan permohonan penyertaan modal kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk membangun PLTU dan dan PLTG.

"Pada tanggal 30 Mei 2012, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerbitkan Perda tentang Penyertaan Modal Pemda Bengkalis kepada BUMD PT Bumi Laksamana Jaya sejumlah Rp300 miliar," katanya.

Namun, perda itu terbit karena suap sejumlah Rp7 miliar kepada Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis sehingga DPRD meloloskan rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi perda. Yusrizal memberikan uang sejumlah itu melalui tersangka Ribut Susanto.

Setelah mendapatkan penyertaan modal sejumlah Rp300 miliar, PT Bumi Laksmana Jaya tidak menggunakannya untuk membangun PLTU dan PLTGU, tetapi malah memberikannya kepada sejumlah anak perusahaannya.

Mereka mendukung Yusril jadi DKI 1

Mereka mendukung Yusril jadi DKI 1
Yusril Izha Mahendra bersama tokoh masyarakat Jakarta Utara Sofyano Zakaria di Kelapa Gading, Senin malam (2/5/2016) (ANTARA News/Alviansyah Pasaribu)
Jakarta (ANTARA News) - Sejumlah tokoh masyarakat Jakarta Utara menyatakan dukungan kepada Yusril Izha Mahendra untuk maju pada Pilkada DKI 2017 karena kapasitasnya yang dianggap setingkat negarawan sehingga diharapkan bisa memajukan Jakarta.

"Kami tahu dia (Yusril) tiga kali jadi menteri. Siapa yang tidak kenal Yusril, terutama soal hukum," kata Sofyano Zakaria Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) yang juga tokoh masyarakat Jakarta Utara di Kelapa Gading, Senin malam.

"Dia mau terjun bebas jadi Gubernur DKI adalah hal menarik karena kapasitas dia adalah negarawan. Ini luar biasa dan saya terkesan dengan Yusril," tambah Sofyano.

Martius Hamra tokoh keagamaan masyarakat Jakarta Utara menyatakan akan memberikan segenap tenaga untuk mendukung pencalonan Yusril sebagai DKI 1.

"Insya Allah saya lakukan apapun yang bisa saya kerjakan untuk mendukung Prof Yusril menjadi DKI 1," kata Martius.

Tokoh lainnya, Daeng Basri dai Kalibaru dan Masnyur Amin dari kawasan Luar Batang menyatakan dukungannya karena Yusril berani membela warga miskin dan nelayan.

"Dukungan warga Jakarta Utara Insya Allah difokuskan ke Yusril, terutama untuk nelayan yang tertindas," kata Daeng Basri.

"Luar batang mati-matian mendukung Yusril karena dia mau berjuang untuk rakyat miskin," kata Mansyur Amin.

Yusril menggelar pertemuan dengan para tokoh masyarakat jakarta Utara di kawasan Kelapa Gading pada Senin pukul 21.00 hingga 22.30 WIB.

Ridwan Kamil raih penghargaan peduli lingkungan hidup

Ridwan Kamil raih penghargaan peduli lingkungan hidup
Walikota Bandung, Ridwan Kamil (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Jakarta (ANTARA News) - PT Pertamina (Persero) memberikan penghargaan kepada kepala daerah peduli lingkungan hidup yaitu Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

"Oleh Pertamina, Ridwan Kamil dianggap memiliki visi dan konsistensi dalam kampanye peduli lingkungan serta berperan aktif dalam mempublikasikan kegiatan lingkungan," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Sebelumnya, kata Wianda, Ridwan Kamil telah mendukung salah satu program PT Pertamina (Persero) di wilayah Jawa bagian Barat, yaitu program Pertamax Bersih-bersih yang masih terus dilaksanakan di wilayah Bandung.

"Dalam program ini, masyarakat Kota Bandung dapat membawa kertas untuk ditukarkan dengan produk Pertamax di SPBU-SPBU yang terpilih. Program ini berupaya untuk mengurangi sampah kertas yang seharusnya dapat didaur ulang sekaligus melakukan edukasi tentang kebersihan lingkungan," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pada Maret 2016, Pertamina memperoleh penghargaan SRI-KEHATI Awards sebagai "Indonesia Green Companies Award 2016" yang diselenggarakan oleh Yayasan KEHATI bersama Majalah SWA, salah satu indikator penilaiannya adalah program Pertamax Bersih-bersih.

"Kegiatan penyerahan penghargaan juga dibarengi dengan pemberian 162 sepeda dan buku-buku lingkungan hidup untuk para pelajar SMP dan SMA yang berdomisili di wilayah operasional di Bandung dan sekitarnya," ucap Wianda.

Selain itu, kata dia, Pertamina mendonasikan satu unit kendaraan bemotor bak sampah untuk masyarakat Kota Bandung serta 8 converter kit Vigas untuk kendaraan dinas Pemkot Bandung.

"Vigas merupakan bahan bakar LPG untuk kendaraan dengan RON 98 yang terbukti hemat serta menghasilkan emisi lebih rendah. Dengan harga Rp5.100 per liter, Vigas sangat efisien untuk digunakan pada kendaraan. Di Kota Bandung, bahan bakar Vigas sudah tersedia di SPBU COCO Dago dan SPBU COCO Ujung Berung," ujarnya.

Dengan pemberian penghargaan kepada Ridwan Kamil selaku kepala daerah peduli lingkungan hidup, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Barat yang semakin peduli terhadap lingkungan hidup.

Yusril temui tokoh masyarakat Jakarta Utara terkait Pilkada DKI

Yusril temui tokoh masyarakat Jakarta Utara terkait Pilkada DKI
Yusril Izha Mahendra bersama tokoh masyarakat Jakarta Utara Sofyano Zakaria di Kelapa Gading, Senin malam (2/5/2016) (ANTARA News/Alviansyah Pasaribu)
Jakarta (ANTARA News) - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Yusril Izha Mahendra, menemui sejumlah tokoh masyarakat Jakarta Utara terkait pencalonannya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017.

"Malam ini kami melakukan pertemuan informal dengan tokoh-tokoh masyarakat Jakarta Utara, khususnya masyarakat Lagoa dan Kalibaru Jakarta Utara yang didampingi Haji Martius, Haji Sofyan dan Daeng Basri," kata Yusril di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin malam.

Yusril mengatakan pertemuan itu berlangsung layaknya diskusi untuk memberikan dukungan sekaligus menyusun langkah ke depan terkait pencalonannya di Pilkada 2017.

"Beliau diskusi dengan saya karena berminat memberikan dukungan kepada saya dalam pencalonan Gubernur DKI 2017. Saya haturkan terima kasih kepada beliau atas dukungan itu," jelas Yusril.

"Selanjutnya beliau akan bekerja di lapangan menggerakkan masyarakat untuk memberikan dukungan yang sama terkait Pilgub DKI 2017," jelas Yusril.

Pada pertemuan yang digelar pukul 21.00 WIB hingga 22.30 WIB di Kelapa Gading Jakarta Utara, Yusril berbincang dengan tokoh masyarakat antara lain Haji Martius, Sofyano Zakaria, Daeng Basri dan Mansyur Amin.

Pada pertemuan itu Yusril tidak ingin berkomentar soal kinerja Gubernur Petahana Basuki Tjahaya Purnama yang akan menjadi lawan pada Pilkada DKI 2017.

Polri-BNN sita enam ton sabu-sabu pada 2015

Polri-BNN sita enam ton sabu-sabu pada 2015
Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Sebanyak enam ton itu kalau dikategorikan pemakai, berarti ada sekitar 30 juta orang yang berhasil diselamatkan,"
Tomohon (ANTARA News) - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengatakan pada tahun 2015 Polri dan BNN berhasil menyita sebanyak enam ton narkotika jenis sabu.

"Sebanyak enam ton itu kalau dikategorikan pemakai, berarti ada sekitar 30 juta orang yang berhasil diselamatkan," kata Komjen Buwas pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Tomohon, Sulut, Senin.

Meski begitu, kata dia, sitaan barang haram seberat enam ton itu hanya 20 persen dari total sabu yang beredar di masyarakat.

Menurut dia, bentuk penghancuran negara ini salah satunya dengan menghancurkan generasi muda.

"Saat ini narkotika menyasar generasi anak bangsa, generasi muda, generasi produktif, generasi pemimpin bangsa ke depan. Narkotika menyasar golongan anak-anak SMA dan kuliah di perguruan tinggi," katanya.

Menurut dia, narkotika telah menjadi masalah bangsa dan negara, dan apabila mau utuh melihat, ini adalah ancaman buat negara karena tidak ada satu wilayah di Republik ini yang terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Peredaran narkotika terjadi di seluruh wilayah, daerah termasuk di Kota Tomohon, umumnya di Kota Manado.

Mengapa terjadi hal ini? Menurut jenderal bintang tiga ini, semua tidak memahami narkoba dan tidak peduli terhadap masalah ini.

Indonesia, bahkan kata dia, telah menjadi pangsa pasar narkotika terbesar di ASEAN.

Menurut dia, kenapa jaringan narkotika menyasar anak SMA dan mahasiswa karena mafia narkoba yang dikendalikan suatu negara menginginkan Indonesia hancur.

Dan salah satunya adalah menyasar generasi anak bangsa yang produktif potensial yang bisa menjadi aset bangsa ke depan.

"Para mafia tidak berhenti sampai di situ, mereka berharap Indonesia tetap menjadi pangsa pasar terbesar di ASEANn. Sebagian keuntungan mereka dari hasil mengedarkan narkoba mereka biayai untuk regenerasi pangsa pasar," ujarnya.

Tujuannya adalah menggantikan pengguna sekarang ini karena pengguna narkotika tidak akan pernah sembuh, terjadi kerusakan permanen saraf otak yang pengaruhi organ tubuh lain.

Kerusakan otal berarti akan memperpendek usia, sehingga perlu regenerasi pangsa pasar yang kemudian menyasar taman kanak-kanak dan sekoah dasar, ujarnya.